Ragam

Tiga Hari Pencarian, Warga Tenggelam di Waeperang Belum Ditemukan

sinarmaluku. com – Upaya pencarian terhadap La Risno, seorang warga Desa Waeperang, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru, yang dilaporkan tenggelam di perairan Waeperang sejak Minggu, 17 Agustus 2025, telah memasuki hari ketiga pada Selasa, 19 Agustus 2025. Meski berbagai upaya telah dilakukan oleh tim SAR gabungan, korban hingga kini belum ditemukan.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Satpolairud Polres Buru, Ditpolairud Polda Maluku, dan Basarnas Pos SAR Namlea terus menyisir perairan di sekitar Desa Waeperang dan wilayah sekitarnya.

Kapolsek Namlea, Iptu Charles Langitan mengatakan, Pencarian hari ini difokuskan pada area dengan radius 3 km dari lokasi awal korban dilaporkan menghilang, serta perairan Sawa, perbatasan Desa Sawa-Waeperang, dan Desa Lamahang.

Lebih lanjut kata Kapolsek, keterangan saksi menenangkan, pada Minggu siang, La Risno keluar dari WC dengan membawa parang dan mengancam warga sekitar sebelum akhirnya berlari ke arah pantai dan berenang ke laut. Keluarga yang mencoba mengejar kehilangan jejak korban sekitar 150 meter dari bibir pantai.

Pencarian melibatkan satu unit Rubber Boat dari Basarnas Pos SAR Namlea serta bantuan dari masyarakat setempat yang menggunakan perahu untuk menyisir perairan dangkal.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban. Kendala yang dihadapi adalah kondisi cuaca dan luasnya area pencarian,” ujar Kapolsek

Pencarian dihentikan sementara pada sore hari dan akan kembali dilanjutkan pada Rabu, 20 Agustus 2025, dengan harapan korban segera ditemukan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

To Top