sinarmaluku. com – Direktorat Polairud Polda Maluku menunjukkan kesigapannya dalam mendukung pengamanan konflik antar desa di Pulau Haruku, Maluku Tengah. Pada hari Selasa, 09 September 2025, Polairud Polda Maluku mengerahkan armada untuk mengantarkan pasukan Brimob ke lokasi konflik yang melibatkan Desa Kailolo dan Desa Kabau.
Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol. Handoyo Santoso, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mendukung pengamanan di wilayah perairan Maluku.
“Kami siap siaga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama dalam situasi konflik seperti ini. Polairud akan terus berkoordinasi dengan Brimob dan instansi terkait untuk memastikan situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Dir Polairud katakan, sekitar pukul 13.45 WIT, sebanyak 41 personel Brimob di bawah pimpinan AKP. Anthon Leme tiba di Pelabuhan Tulehu Hurnala dan langsung menaiki KP. XVI – 3001 Tanjung Allang dan KP. XVI – 2012.
Kehadiran pasukan ini diharapkan dapat meredam ketegangan dan mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
Turut hadir di Pelabuhan Tulehu, Karo Ops Polda Maluku, Kombes Pol Ronald Reflie Romondor dan Komandan Satuan Brimob Polda Maluku, Kombes Pol. Dr. Irfan Marpaung.
Keduanya memantau langsung persiapan dan memastikan semua berjalan sesuai rencana. Mereka menggunakan KP. XVI – 2017 sebagai bagian dari armada pendukung.
Tepat pukul 14.15 WIT, setelah semua persiapan dinyatakan lengkap, KP. XVI – 3001 Tanjung Allang, KP. XVI – 2012, dan KPC. XVI – 2017 bertolak menuju Pelabuhan Feri Desa Kailolo di Pulau Haruku.
Perjalanan laut ini merupakan bagian penting dari strategi pengamanan, memastikan pasukan dapat mencapai lokasi dengan cepat dan aman.
Armada Polairud tiba di Pelabuhan Feri Desa Kailolo pada pukul 14.50 WIT. Karo Ops, Komandan Satuan Brimob, dan seluruh pasukan Brimob segera bergerak menuju Desa Kailolo untuk melaksanakan tugas pengamanan.
Dengan dukungan penuh dari Polairud Polda Maluku, diharapkan konflik antar desa di Pulau Haruku dapat segera diatasi dan situasi kembali aman terkendali.