Ragam

Siap Go Global! KPSNKM Resmikan Rumah Produksi Kopi Tuni Pertama di Ambon

​sinarmaluku.com – Koperasi Produsen Seribu Negeri Kopi Maluku (KPSNKM) secara resmi melakukan lompatan besar menuju pasar internasional. Hari ini, sebuah tonggak sejarah tercipta dengan diresmikannya Rumah Produksi dan Gudang Kopi pertama di wilayah Maluku yang berlokasi di daerah Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

​Fasilitas modern ini terwujud berkat dukungan penuh dari PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui bantuan pendanaan sebesar Rp304.216.466,00.

Peresmian dilakukan oleh Bapak Saiful Ali, mewakili General Manager PT PLN (Persero) UIW MMU, didampingi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, Bapak Drs. Herman Tetelepta, M.Si, serta Ketua KPSNKM, Bapak Andre Sopulatu.

​Kepada sinarmaluku.com, Ketua KPSNKM, Bapak Andre Sopalatu menyampaikan bahwa dana bantuan dari PLN tersebut dikelola secara strategis untuk membangun ekosistem produksi yang mumpuni.

​”Tidak hanya pembangunan fisik Rumah Produksi, dana tersebut telah dimanfaatkan untuk pembelian mesin roasting dan peralatan produksi standar industri, pelaksanaan pelatihan roasting dan barista bagi 13 anggota koperasi, serta pembelian biji kopi langsung dari petani untuk menjamin ketersediaan bahan baku,” jelas Sopulatu.

​Ia menegaskan, pembangunan Rumah Produksi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan Kopi Tuni Maluku memiliki standar kualitas yang konsisten.

“Kami ingin meningkatkan nilai tambah produk agar tidak lagi sekadar menjadi biji mentah, tetapi produk olahan yang mampu bersaing di pasar nasional hingga global,” tambahnya.

​Kopi Tuni Maluku sendiri dikenal unik karena dibudidayakan dengan sistem Agroforestry dan Permaculture. Tanaman kopi ini tumbuh secara alami dengan tanaman pendamping seperti cengkih, pala, hingga kayu putih, sehingga menghasilkan karakter rasa yang beragam di setiap negeri.

Selain itu, sifatnya yang organik secara alami menjadikannya rendah asam dan tidak pahit, sehingga lebih nyaman dikonsumsi.
​Potensi inilah yang membawa Kopi Tuni mulai merambah pasar mancanegara.

Di bawah kepemimpinan Andre Sopulatu, KPSNKM telah berhasil melakukan ekspor perdana dalam skala kecil ke Belanda, Amerika Serikat, dan Swiss.

​Sinergi dan Perjalanan Panjang
Keberhasilan ini merupakan buah dari perjalanan panjang yang dimulai oleh Bapak Reyzon Leatomu dan Bapak Yulius Wibowo sejak 2016, serta peran penting Ibu Theresia Tuwahatu dan Bapak Abraham Thomas Nimreskossu di masa awal berdirinya koperasi.
​Kini, KPSNKM telah membina petani dari berbagai wilayah mulai dari Seram Bagian Barat, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, Kota Ambon, Buru, Buru Selatan, hingga Kepulauan Aru.

Acara peresmian ini pun mendapat dukungan luas dengan kehadiran perwakilan dari Kemenkumham Maluku, Dinas Koperasi, Dinas Pariwisata, Balai POM, hingga Bea Cukai.
​Dengan dukungan penuh dari PLN dan pemerintah, KPSNKM optimis bahwa Kopi Tuni Maluku akan terus tumbuh mendunia, menjadi merek global yang meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjadi kebanggaan bagi Maluku dan Indonesia.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

To Top