Ragam

Wakapolres Buru Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas Sosial di Bulan Ramadhan

sinarmaluku.com – Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Buru, Kompol H. Akmil Djapa, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum bulan suci Ramadhan sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial dan empati terhadap sesama.

​Dalam pesan religinya yang bertajuk “Indahnya Berbagi di Bulan Penuh Berkah”, H. Akmil Djapa menekankan bahwa esensi puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah “pendidikan jiwa” untuk menumbuhkan aksi kemanusiaan yang nyata.

​”Ramadhan adalah momentum refleksi sekaligus aksi. Dari rasa lapar yang kita rasakan, lahir empati. Dan dari empati itulah tumbuh dorongan untuk berbagi,” ujar Wakapolres

​Wakapolres menjelaskan bahwa berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an, khususnya Surah Ali ‘Imran ayat 134, berbagi memiliki makna yang luas. Menurutnya, ciri orang bertakwa tidak hanya mereka yang berinfak di waktu lapang, tetapi juga mereka yang mampu menahan amarah dan memaafkan orang lain.

​”Berbagi di bulan Ramadhan tidak semata berbentuk materi. Berbagi juga berarti berbagi maaf, berbagi kesabaran, dan berbagi ketulusan. Nilai-nilai inilah yang memperkuat ikatan sosial kita,” tambahnya.

​Lebih lanjut, Wakapolres mengaitkan semangat berbagi dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia menilai bahwa ketika masyarakat saling peduli dan membantu, maka harmoni serta stabilitas daerah akan lebih mudah terwujud.

​Ia pun mengajak masyarakat untuk meneladani kedermawanan Rasulullah SAW yang kualitasnya meningkat pesat selama bulan suci. Beberapa aksi nyata yang disarankan meliputi:

  • ​Pembagian takjil kepada sesama.
  • ​Santunan kepada anak yatim dan fakir miskin.
  • ​Memberikan dukungan moral bagi warga yang sedang menghadapi ujian hidup.

​Menutup pesannya, Wakapolres berharap agar Ramadhan tahun ini tidak berlalu sebagai rutinitas tahunan semata, melainkan meninggalkan jejak perubahan perilaku sosial yang lebih baik.

​”Jangan biarkan bulan penuh berkah ini berlalu tanpa ada tangan yang kita genggam untuk dibantu. Mari jadikan setiap kebaikan kita sebagai cahaya penerang di dunia maupun di akhirat,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

To Top