Ragam

Dinkes Maluku Berhasil Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Targetkan Penurunan Lebih Lanjut di 2030

sinarmaluku. com –Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menunjukkan tren positif dalam upaya menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

Data terbaru menunjukkan bahwa Maluku berhasil mempertahankan angka kematian ibu dan bayi di bawah angka nasional selama tiga tahun berturut-turut.

“Kami bersyukur bahwa upaya kita bersama telah membuahkan hasil. Angka kematian ibu dan bayi di Maluku masih terkendali dan lebih rendah dibandingkan daerah lain,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Dr Yan Aslian Noor kepada wartawan di Hotel Everbright, Jumat (29/8)

Meskipun demikian, pemerintah tidak berpuas diri dan terus berupaya untuk menurunkan angka tersebut lebih jauh. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memanfaatkan teknologi telemedicine dan sistem notifikasi terintegrasi berbasis WhatsApp.

Melalui sistem ini, Kadis meyakini dapat memantau kondisi kesehatan ibu hamil dan bayi secara lebih efektif, serta memberikan respons yang cepat jika terjadi masalah,” jelasnya.

Dia menambahkan, Pemerintah telah menargetkan penurunan AKI hingga 70 per 100 ribu kelahiran hidup dan AKB menjadi 12 per seribu kelahiran hidup pada tahun 2030, sesuai dengan target nasional.

Kadis menjelaskan, AKI merupakan indikator untuk mengukur jumlah kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan, dan setelah persalinan per 100.000 kelahiran hidup.

Target penurunan AKI menunjukkan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesehatan ibu dan menurunkan risiko kematian terkait kehamilan dan persalinan.

Sedangkan untuk AKB menjadi Indikator untuk mengukur jumlah kematian bayi sebelum mencapai usia satu tahun per 1.000 kelahiran hidup. Target penurunan AKB mencerminkan fokus pemerintah pada peningkatan kesehatan bayi dan penurunan risiko kematian pada masa awal kehidupan.

Dengan kata lain, pemerintah berupaya keras untuk menurunkan jumlah ibu dan bayi yang meninggal dunia akibat masalah kesehatan terkait kehamilan, persalinan, dan setelah kelahiran. Target ini selaras dengan tujuan nasional untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

”Target ini cukup ambisius, tetapi kami yakin dengan kerja keras dan dukungan dari semua pihak, kita dapat mencapainya,” kata Kadis

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperluas akses layanan kesehatan hingga ke pelosok-pelosok desa, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak.

Kadis mengajak seluruh pelayan kesehatan di Maluku untuk terus bersemangat dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama dari semua pihak, Maluku optimis dapat mencapai target penurunan AKI dan AKB, serta memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

To Top