sinarmaluku. com – Polres Buru menggelar kegiatan sambang sekolah di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Buru, Kamis (11/9), dengan fokus utama memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai bahaya narkoba dan kekerasan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Buru untuk menekan angka kriminalitas dan kenakalan remaja di wilayah hukumnya.
Mengusung tema “Maluju Tarus Biking Bae, Basudara Tarus Biking Bae”, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai persaudaraan dan kebaikan di kalangan pelajar, sekaligus memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai dampak negatif narkoba dan segala bentuk kekerasan.
Wakapolres Buru, Kompol H Akmil Djapa memimpin kegiatan di SMA Negeri 2 Buru, sementara Kabag Ops Polres Buru melaksanakan kegiatan serupa di SMA Negeri 1 Buru.
Keduanya menyampaikan materi yang sama, menekankan pentingnya bagi para pelajar untuk menjauhi narkoba dan segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun verbal.
“Narkoba akan merusak masa depan kalian. Jangan pernah mencoba-coba, karena sekali terjerumus, sulit untuk keluar,” tegas Wakapolres Buru
Selain itu, para pelajar juga diingatkan tentang bahaya perundungan (bullying) dan kekerasan seksual. Mereka diimbau untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan, serta berani melaporkan segala bentuk kekerasan yang mereka alami atau saksikan kepada pihak yang berwenang.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Buru menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi kepada Polres Buru atas perhatian dan kepedulian terhadap para pelajar. Mereka berharap, dengan adanya kegiatan ini, para pelajar dapat lebih memahami bahaya narkoba dan kekerasan, serta mampu menjadi agen perubahan yang positif di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana para pelajar dapat berinteraksi langsung dengan Wakapolres Buru dan Kabag Ops Polres Buru untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai berbagai permasalahan yang mereka hadapi.