sinarmaluku. com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Maluku sukses menyelenggarakan diskusi publik dengan tema “Etika dan Komunikasi Pejabat Publik: Blunder Bicara, Rakyat Meradang dan Tanggung Jawab Sosial”. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 13 September 2025, di Cafe Teluk Indah, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, sebagai bagian dari Semarak Milad ke-48 BKPRMI.
Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Jen Luhukay mengatakan, Diskusi ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai implementasi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, dengan fokus pada pentingnya etika dan komunikasi yang efektif dari para pejabat publik.
Para tokoh yang hadir dalam diskusi ini antara lain:
- Asisten II Kantor Gubernur Maluku, Bapak Kasrul Selang, ST, MT
- Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Bapak Abdul Azis Sangkala S.Hut
- Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekot Ambon, Bapak Munawar Sjaukana Sofyan Rustam Hayat, SE., M.Si
- Akademisi Unpatti, Bapak Rusdi Abidin S.E
- Akademisi Ikom FISIP UKIM, Bapak Demsy Wattimena, S. Sos, M. I. Kom
- Pasi Ter Dim 1504/Ambon, Mayor INF Ali Rahim
- Kasat Intelkam Polresta P. Ambon, AKP. Julkisno Kaisupy
- Ketua Bidang IPOLEKSOSBUDHANKAM DPW BKPRMI Maluku, Bapak Rizgan A. H. Semarang S.IP
- Ketua DPP PPPM (Presidium Pergerakan Pemuda Maluku), Sdr. Muhammad Rain Kaliky
- Ketua DPW SEMMI Maluku, Sdr. Risman Solissa
- Serta perwakilan dari Keder IMM Cabang Ambon, Konsorsium Pemuda Seram, dan KAMMI.
Ketua DPW BKPRMI Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar, ST. M,Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber dan peserta yang hadir. Ia menekankan bahwa diskusi ini adalah wadah penting bagi pemuda untuk berkontribusi dalam memberikan solusi terhadap isu-isu publik.
“Kami berharap, melalui diskusi ini, akan lahir rekomendasi-rekomendasi konstruktif yang dapat diimplementasikan oleh para pejabat publik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka,” ujarnya.
Asisten II Sekot Ambon, Munawar Sjaukana Sofyan Rustam Hayat, SE., M.Si, yang juga membuka acara, menyambut baik inisiatif yang digagas oleh BKPRMI Maluku. Ia berharap, forum ini dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas komunikasi para pejabat publik agar lebih beretika, santun, serta bertanggung jawab.
Diskusi ini dimoderatori oleh Tajudin Buano, dengan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Kasrul Selan ST, MT (Juru Bicara Pemprov Maluku), Rusdi Abidin S.E (Pemerhati Demokrasi Lokal), dan Demsy Wattimena, S. Sos, M. I. Kom (Akademisi Ikom FISIP UKIM).
Beberapa poin penting yang mengemuka dalam diskusi:
- Pentingnya pejabat publik mengedepankan komunikasi yang konstruktif.
- Perlunya mekanisme korektif dan akuntabilitas etik jika terjadi kesalahan dalam komunikasi publik.
- Peran strategis komunikasi pejabat publik dalam menjaga kredibilitas negara dan stabilitas sosial.
- Kebutuhan bagi pejabat untuk lebih arif dan bertanggung jawab dalam setiap ucapan dan tindakan.