sinarmaluku. com – Sinergitas antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru dalam mendukung program ketahanan pangan nasional semakin solid. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak yang dilaksanakan di lahan binaan Polri, Desa Awilinan, Kecamatan Airbuaya, Kabupaten Buru, pada Kamis (08/01/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, didampingi Wakil Bupati Buru Sudarmo, Dandim 1506 Namlea, serta unsur Forkopimda. Menariknya, kegiatan ini juga terhubung langsung melalui zoom meeting dengan Mabes Polri sebagai bagian dari gerakan sinergi nasional.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buru, Sudarmo, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Buru. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah petani bukan sekadar pendampingan keamanan, melainkan motor penggerak ekonomi masyarakat.
”Jagung yang kita panen hari ini adalah simbol harapan bahwa Kabupaten Buru mampu berdiri tegak sebagai lumbung pangan. Ini bukan sekadar seremonial, tapi bukti nyata semangat gotong royong mendukung swasembada pangan nasional,” ujar Sudarmo.
Data produktivitas lahan di Desa Awilinan menunjukkan tren positif yang signifikan:
- Panen Saat Ini: Lahan seluas ±1 hektar menghasilkan sekitar 2 ton jagung.
- Proyeksi Mendatang: Bulan depan direncanakan panen di lahan seluas ±10 hektar dengan target mencapai 20 ton jagung.
Pemerintah Daerah berharap pihak Bulog dapat menyerap seluruh hasil panen ini secara maksimal. Langkah tersebut dinilai krusial untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani dan memotivasi mereka untuk terus meningkatkan produksi.
Sementara itu, Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, menegaskan bahwa peran Polri saat ini telah meluas. Selain menjaga situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), Polri berkomitmen menjadi pendamping setia para petani.
Sebagai bentuk dukungan nyata, dalam acara tersebut Polres Buru menyerahkan bantuan berupa:
- Pupuk untuk mendukung kesuburan lahan.
- Bibit Jagung sebanyak 150 kilogram kepada kelompok tani binaan.
Kegiatan yang berakhir pada pukul 14.40 WIT ini berlangsung dengan aman dan kondusif. Melalui momentum ini, seluruh elemen di Kabupaten Buru sepakat untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor demi mewujudkan visi Kabupaten Buru yang Bersih, Sejahtera, dan Religius (BERSERI).
Dengan adanya pemanfaatan teknologi pertanian dan pendampingan berkelanjutan, diharapkan sektor pertanian di Desa Awilinan dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain di Maluku dalam memperkuat rantai pasok pangan nasional.