Ragam

Polresta Ambon Lidik Hilangnya Dokumen DAK-BOS, 8 Saksi Diperiksa, CCTV Tak Berfungsi

sinar maluku. com – Penyelidikan kasus hilangnya dokumen penting terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Dinas Pendidikan Provinsi Maluku terus berlanjut. Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease telah memeriksa delapan saksi, namun terkendala oleh sistem CCTV yang tidak berfungsi.

Kasat Reskrim Polresta Ambon, AKP Riyanto Erfandes Lubis, menjelaskan bahwa hingga saat ini, delapan saksi telah memberikan keterangan kepada penyidik.

Saksi-saksi tersebut terdiri dari berbagai pihak yang dianggap relevan dengan kasus ini, termasuk Kabid SMK yang pertama kali melaporkan hilangnya dokumen tersebut.

Salah satu kendala utama dalam penyelidikan adalah malfungsi sistem CCTV di lingkungan Dinas Pendidikan.

Baik rekaman CCTV di dalam maupun di luar gedung dilaporkan tidak berfungsi dengan baik, sehingga mempersulit upaya rekonstruksi kejadian dan pencarian bukti visual. Hal ini membuat polisi harus mengandalkan keterangan saksi dan bukti-bukti lain yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).

Selain memeriksa saksi, polisi juga telah mengamankan gembok gudang yang dilaporkan sempat diganti. Kemungkinan pembobolan masih menjadi bagian dari penyelidikan.

Meskipun beredar kabar penemuan dokumen di tempat sampah, AKP Riyanto menegaskan bahwa informasi tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan belum bisa dipastikan kebenarannya.

Polisi belum bisa memastikan motif di balik hilangnya dokumen tersebut dan masih fokus pada pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi.

Penyelidikan akan berlanjut dengan pemeriksaan saksi tambahan dan pendalaman dugaan keterlibatan internal. Kepolisian berkomitmen untuk transparan dan akan menyampaikan perkembangan signifikan kepada publik.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

To Top