Ragam

Katel Uap Pabrik Tahu di Ambon Meledak


sinarmaluku.com – Ketel uap milik Pabrik Tahu milik UD Candra tepatnya di kawasan RT 002 RW 02, Lorong Tahu, Kelurahan Rojali, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Meledak pada Minggu (08/10)


Akibatnyanledakan ketel tersebut, empat pekerja alami luka serius.


Kasi Humas Polresta Pulau Ambon & P.P Lease IPDA Janete Luhukay menjelaskan sesuai keterangan pemilik pabrik tahu Rahim Suat yang juga saksi pada peristiwa tersebut, saat kejadian saksi sementara membersihkan Mushalla Baiturrohim bersama beberapa warga sekitar yang tidak jauh dari TKP.


Tiba-tiba terdengar bunyi ledakan satu kali, sehingga Rahim langsung menuju ke sumber ledakan. “Setibanya di lokasi kejadian, Rahim melihat peralatan dalam pabrik tahu sudah berantakan,” kata Luhukay.


Selain itu, terlihat juga empat pekerja jadi korban akibat ledakan tersebut. Rahim, dibantu pekerja lainnya, para korban langsung dievakuasi ke RSU Al Fatah guna memperoleh perawatan medis.


Tak lama kemudian, personil Piket Sirimau dipimpin Kapolsek Sirimau, AKP Sally Lewerissa didampingi KSPK Shift 2 Polsek Sirimau dan Kanit Intel Polsek Sirimau bersama lima personil dan tiga pers BKO Bintara Remaja tiba untuk mengamankan TKP.


“Menurut Rahim dari musibah ledakan tersebut 4 orang pekerja mengalami luka, masing-masing, Rudi Rianto, mengalami dislokasi atau keseleo di bagian siku tangan kanan, kemudian Pendi Agus Wirawan, mengalami luka bakar dibagian tangan kiri dan kanan, kaki kanan dan kiri, wajah bagian kanan, dada sampai ke perut dan pinggang kanan kiri sebelah dalam, Wahyu Andik Setiawan mengalami luka bakar di bagian seluruh wajah, tangan kiri dan tangan kanan, kaki kiri dan kaki kanan, bagian dada sampai perut dan dahi sebelah kanan mengalami pecah, dan yang terakhir Riski Ariyanto, mengalami luka bakar di bagian punggung belakang, tangan kiri dan kanan, kaki kiri dan kaki kanan,” jelas Luhukay.


Hingga saat ini ke empat orang korban masih dirawat di RS Al Fatah.
Akibat kejadian tersebut, pemilik pabrik mengalami kerugian berupa rusaknya dua unit ketel uap dengan rincian, satu ketel rusak berat dan satunya rusak ringan, tembok pabrik tahu roboh dan kaca jendela Mushalla Baiturrohim pecah.


“Untuk sementara ledakan diduga akibat kelalaian para pekerja pabrik tahu tersebut,” kata Luhukay.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

To Top