sinar maluku. com – Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Ambon telah final dan siap memasuki tahap konsultasi publik. Dokumen yang disusun berdasarkan identifikasi permasalahan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini, akan segera dibahas bersama pemangku kepentingan. Hal ini diungkapkan Kepala Bappeda dan Litbang Kota Ambon, Ir. Enrico R. Matitaputty, M.Tech, dalam wawancara di ruang kerjanya, Rabu (8/1/2025).
RPJMD ini merupakan penjabaran visi dan misi Walikota Ambon terpilih, Bodewin Wattimena, dan Wakil Walikota, Ely Toisuta, yang mencakup 17 program prioritas. Konsultasi publik akan dipimpin oleh Tim RPJMD yang diketuai Prof. Nus Sapteno, direncanakan dimulai pada bulan Februari 2025, setelah pelantikan Walikota.
“Kita masih menunggu kepastian jadwal pelantikan,” jelas Matitaputty. Penyelesaian RPJMD harus tuntas dalam enam bulan sejak pelantikan Walikota, sesuai peraturan yang berlaku.
Lebih lanjut, Matitaputty menjelaskan bahwa penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Kota Ambon juga akan dilakukan bersamaan dengan finalisasi RPJMD, guna memastikan pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan. Partisipasi aktif dari Lembaga Masyarakat Sipil (LMS) dan seluruh pemangku kepentingan sangat diharapkan untuk menyempurnakan RPJMD ini.