sinar maluku. com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) serius dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, khususnya untuk melindungi generasi muda.
Hal ini terlihat dari penelitian yang tengah dilakukan oleh Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri di Polres Buru, Maluku. Penelitian bertajuk “Penyelamatan Generasi Emas: Peran Polri dalam Menanggulangi Kejahatan Narkoba” ini resmi dimulai di Aula Endra Dharmalaksana, Polres Buru, Senin (4/7)
Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, S.H., S.I.K., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya penelitian ini untuk menghasilkan strategi yang tepat sasaran dan berbasis data empiris.
“Penelitian ini penting agar strategi kita ke depan berbasis data empiris, tepat sasaran, dan benar-benar melindungi generasi muda,” tegasnya.
Penelitian yang dipimpin oleh Kombes Pol Tonny Kurniawan S.I.k. ini menggunakan metode gabungan, yaitu focus group discussion (FGD), wawancara mendalam, dan penyebaran kuesioner.
Peserta penelitian melibatkan berbagai elemen penting, termasuk anggota Polres Buru dari Satresnarkoba, Bhabinkamtibmas, Sat Pol Airud, Propam, Sat Intelkam, DPC Granat, perwakilan Dispora, Sat Pol PP, Kemenag, Karang Taruna, Dinas DPPKB, BNNK Kabupaten, tokoh masyarakat, dan tenaga kesehatan.
Hasil penelitian nantinya akan disampaikan kepada Kapolri dan menjadi masukan berharga dalam penyusunan Grand Strategy Polri 2026-2030, khususnya dalam bidang penanggulangan narkoba. Sebagai tindak lanjut, Polres Buru merencanakan program percontohan “Generasi Emas Tanpa Narkoba” pada tahun depan.
Hal ini menunjukkan komitmen nyata Polri dan Pemerintah Daerah Buru dalam melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.