Ragam

Wakapolres Buru: Ibadah Tanpa Kepedulian Sosial Sia-Sia

sinarmaluku. com – Wakapolres Buru, Kompol H. Akmil Djapa, menyampaikan pesan penting dalam khutbah Jumat di Masjid Al Munawar, Dusun Jiku Besar, Desa Namlea, pada Jumat (10/10/2025).

Wakapolres menekankan bahwa ibadah ritual seperti salat, puasa, dan zakat akan menjadi sia-sia jika tidak diiringi dengan kepedulian sosial terhadap sesama manusia.

Dalam khutbahnya yang bertajuk “Dua Perjanjian Manusia: Hablum Minallah dan Hablum Minannas,” Kompol Akmil menjelaskan bahwa hubungan yang baik dengan Allah (Hablum Minallah) harus sejalan dengan hubungan yang baik dengan sesama manusia (Hablum Minannas).

Ia mengingatkan bahwa kesalehan pribadi tidak cukup jika seseorang masih sering menyakiti, merugikan, atau mengabaikan hak-hak orang lain.

“Ibadah vertikal kita tidak akan bernilai di sisi Allah jika kita masih sering berbuat zalim kepada sesama. Menjaga hubungan baik dengan tetangga, membantu yang membutuhkan, dan menjalin persaudaraan adalah bagian dari kesempurnaan ibadah kita,” tegas Wakapolres

Ia juga mengutip sebuah hadis tentang orang yang bangkrut di akhirat, yaitu orang yang datang dengan membawa pahala salat, puasa, dan zakat, namun juga membawa dosa karena telah mencaci maki, memfitnah, dan mengambil hak orang lain. Pahala-pahala tersebut akhirnya diberikan kepada orang yang dizalimi, sehingga orang tersebut menjadi bangkrut.

Kompol Akmil mengajak seluruh jamaah untuk merenungkan kembali makna ibadah yang sesungguhnya, yaitu tidak hanya berfokus pada ritual semata, tetapi juga pada implementasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap pesan ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Buru untuk senantiasa menjaga keharmonisan dan saling membantu dalam kebaikan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

To Top