Ragam

Lomba Renang Tradisional Meriahkan Banda Heritage Festival, Lahirkan Bibit Atlet Baru

sinarmaluku. com – Suasana ceria dan semangat kompetisi mewarnai Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, pada Kamis (27/11/2025).

Lomba Renang Tradisional yang menjadi bagian dari perayaan Banda Heritage Festival 2025 sukses digelar dan menarik perhatian banyak pihak.

Acara yang berlangsung di Pasir Panjang, Negeri Administratif Nusantara, dimulai pukul 07.45 WIT.

Istri Bupati Maluku Tengah sekaligus Komisioner KPU RI, Betty Epsilon Idroos, S.P., M.Si., secara resmi membuka lomba tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati yang sedang bertugas di Ambon.

Beliau juga menekankan pentingnya olahraga renang serta berharap kegiatan ini dapat mempererat persaudaraan dan memunculkan bibit-bibit atlet baru.

Lomba ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua TP-PKK Kabupaten Maluku Tengah, Ny. Asnawiyah Sahubawa, S.Kom; Dir Pamobvit Polda Maluku, Kombes Pol. Donni Eka Syaputra, S.H., S.I.K.; PLH Kapolres Maluku Tengah, AKBP Pulung Wietono, S.I.K.; dan Dandim 1502 Masohi, Letkol Inf. Adi Eka Jaya Saputra, S.I.P.

Sebanyak 48 peserta dari kategori pelajar dan umum turut serta dalam lomba ini. Mereka beradu kecepatan menaklukkan rute sepanjang 400 meter, dimulai dari Pasir Panjang dan berakhir di dermaga Hotel Maulana.

Berikut adalah para pemenang Lomba Renang Tradisional Banda Heritage Festival 2025:

Kategori Pelajar:

  • Juara 1: Alif Lohor (Negeri Adm. Dender, Kepulauan Banda)
  • Juara 2: Fajri La Irwan (Negeri Adm. Tanah Rata, Banda Neira)
  • Juara 3: Alan Hairsyad La Sadikin (Negeri Adm. Nusantara, Banda Neira)

Kategori Dewasa:

  • Juara 1: La Sahril (Negeri Tehoru, Kecamatan Tehoru)
  • Juara 2: Dimas (Negeri Adm. Dender, Kepulauan Banda)
  • Juara 3: Irfandi Randi (Negeri Adm. Nusantara, Banda Neira)

Para pemenang menerima hadiah berupa uang tunai, medali, dan sertifikat yang diserahkan oleh Ibu Betty Epsilon Idroos dan AKBP Pulung Wietono.

Selama kegiatan, pengamanan dilakukan oleh personel gabungan dari Polres Maluku Tengah, Brimob Polda Maluku, TNI-AL, Basarnas, dan Ditpolairud Polda Maluku. Acara berakhir pada pukul 09.40 WIT dengan situasi aman dan terkendali.

Dengan suksesnya acara ini, diharapkan semangat olahraga dan pelestarian budaya di Banda Neira semakin meningkat, serta mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

To Top