Ragam

Polres Buru Amankan 9 Penambang Setelah Aksi Anarkis di Gunung Botak, Proses PETI Dilanjutkan

sinarmaluku. com – Polres Buru berhasil mengamankan sembilan orang penambang yang terlibat dalam aksi anarkis di kawasan Gunung Botak, Buru, setelah terjadi perlawanan terhadap petugas yang sedang melaksanakan penertiban wilayah pertambangan ilegal (PETI).

Kejadian ini bermula ketika Tim Satgas Penertiban yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, dan pejabat daerah melakukan upaya dialogis dengan massa penambang yang menutup jalan, membakar ban bekas, dan membangun barikade di sekitar area pertambangan.

Meskipun dialog telah dilakukan, kelompok penambang tetap tidak terima dan mulai melakukan aksi anarkis dengan melemparkan batu ke arah petugas.

Dalam situasi yang semakin tidak terkendali, Polres Buru terpaksa mengambil langkah tegas dan terukur untuk mengamankan sembilan orang yang terlibat. Salah satu di antaranya bahkan kedapatan membawa pisau, yang segera diamankan.

Setelah kejadian, massa penambang mulai membubarkan diri. Bersama semangat gotong royong, aparat gabungan membuka barikade sehingga kegiatan penertiban, pengosongan, dan penataan wilayah PETI di Gunung Botak dapat dilanjutkan dengan aman.

“Proses penertiban di Gunung Botak berjalan lancar setelah massa membubarkan diri. Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan tidak ada lagi tindakan anarkis di masa mendatang,” ujar Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang

Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani interogasi dan penyelidikan lebih lanjut terkait kepemilikan senjata tajam yang ditemukan.

Polres Buru juga mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan tidak terlibat tindakan yang merugikan.

Penertiban ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, serta mendukung upaya pemerintah dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Aparat gabungan menghargai dukungan masyarakat dan berharap kerjasama untuk menjaga situasi kondusif.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

To Top