Ragam

Jelang Natal, Polsek Nusaniwe Ambon Bersihkan Wilayah dari Meriam Kaleng

sinarmaluku. com – Guna menjamin kenyamanan dan kekhusyukan umat Kristiani dalam menyambut hari raya, Polsek Nusaniwe bergerak cepat melakukan pembersihan wilayah dari penggunaan meriam kaleng. Langkah ini ditegaskan melalui pemusnahan barang bukti hasil sitaan serta doa bersama yang dipusatkan di Pos Polisi Benteng, Ambon, Kamis (18/12/2025).

​Pemusnahan meriam kaleng ini dilakukan sebagai respons atas potensi gangguan kebisingan dan ancaman keselamatan yang kerap muncul menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Barang bukti yang disita dari berbagai titik di Kecamatan Nusaniwe dihancurkan secara terbuka di hadapan tokoh masyarakat sebagai bentuk transparansi.

​Kapolsek Nusaniwe, AKP Johan W.M Anakotta, menyatakan bahwa tindakan ini merupakan upaya preventif Polri agar masyarakat dapat merayakan hari besar dengan penuh kedamaian tanpa gangguan suara ledakan meriam kaleng.

​”Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi. Pemusnahan ini bukan sekadar tindakan hukum, tapi bentuk penghormatan kita terhadap kekhusyukan ibadah sesama warga,” ujar Kapolsek

Doa Bersama Lintas Agama

​Selain pemusnahan fisik, kegiatan ini diisi dengan doa bersama yang mencerminkan kuatnya toleransi di wilayah Nusaniwe. Doa dipimpin oleh Pdt M. Mahulette (Ketua Majelis Jemaat Nehemia) dan perwakilan Ustad Iskandar Abdullah (Masjid Istiqoma).

​Kegiatan ini juga dihadiri oleh:

  • ​Danramil 1504 Nusaniwe, Kapten Inf. Vikodey Andreas.
  • ​Ketua Klasis Pulau Ambon, Pdt. W.A. Beresaby, S.Th.
  • ​Raja Negeri Amahusu, Mezaac Maurits Silooy.
  • ​Para Kepala Sekolah (SD, SMP, SMA/SMK) di wilayah Nusaniwe.

Komitmen Bersama

​Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara pihak Kepolisian dengan tokoh pemuda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta warga dalam menjaga ketertiban lingkungan masing-masing.

​Maksud dan tujuan utama dari kegiatan ini meliputi:

  1. Syukur dan Perlindungan: Memohon penyertaan Tuhan agar wilayah Nusaniwe tetap aman dan damai.
  2. Pencegahan Gangguan: Memastikan tidak ada penggunaan meriam kaleng yang memicu konflik atau cedera fisik.
  3. Sinergitas: Memperkuat hubungan silaturahmi antara Polri dan seluruh lapisan masyarakat.

​Melalui aksi “pembersihan” meriam kaleng ini, Polsek Nusaniwe berharap masyarakat tidak lagi membuat atau menggunakan alat serupa, sehingga situasi Kamtibmas di Nusaniwe tetap kondusif hingga puncak perayaan Tahun Baru nanti.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

To Top