sinarmaluku. com – Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Maluku mengintensifkan pengamanan di wilayah hukum Polresta Pulau Ambon melalui Patroli Samapta Presisi bertajuk “Respon Time”. Kegiatan yang berlangsung maraton sejak Senin (13/4) malam hingga Selasa (15/4) pagi ini bertujuan untuk mem-back up kepolisian sektor (polsek) dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan diawali dengan Apel Kesiapsiagaan di Mako Ditsamapta Polda Maluku yang dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas), Aiptu E. Nikijuluw. Fokus patroli mencakup empat wilayah hukum polsek, yakni Polsek Salahutu, Polsek Sirimau, Polsek Leihitu Barat, dan Polsek Teluk Ambon.
Pendekatan Dialogis dan Humanis
Dalam pelaksanaannya, personil Ditsamapta mengedepankan metode patroli dialogis. Petugas menyambangi warga yang masih beraktivitas di pemukiman, tempat keramaian, hingga titik-titik rawan kriminalitas (hot spot).
Aiptu E. Nikijuluw menjelaskan bahwa selain memantau situasi, petugas juga aktif berdialog untuk menyerap informasi dan keluhan langsung dari masyarakat.
”Kami memberikan pesan kamtibmas dan mensosialisasikan Call Center 110 sebagai layanan pengaduan cepat. Fokus kami adalah memastikan kehadiran Polri dapat dirasakan langsung sebagai pemberi rasa aman,” ujar Nikijuluw dalam laporannya.
Edukasi Dampak Miras
Di wilayah Polsek Salahutu dan Sirimau, petugas memberikan perhatian khusus dengan menghimbau para pemuda terkait bahaya konsumsi minuman keras (miras). Petugas menekankan bahwa miras seringkali menjadi pemicu utama terjadinya perkelahian kelompok maupun gangguan kamtibmas lainnya di Kota Ambon.
Evaluasi Lapangan
Meski situasi secara umum terpantau aman dan kondusif, tim patroli mencatat masih adanya kerumunan warga hingga larut malam. Menanggapi hal tersebut, petugas melakukan tindakan preventif dengan mengajak warga untuk membubarkan diri demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
”Patroli ini adalah wujud dari Respon Time Polri. Kami ingin meminimalisir niat dan kesempatan bagi pelaku kejahatan untuk beraksi,” tambahnya.
Hingga berakhirnya giat pada pukul 08.00 WIT, situasi di seluruh wilayah beat patroli dilaporkan terkendali. Kegiatan ini mendapat respon positif dari warga yang berharap patroli serupa terus ditingkatkan pada jam-jam rawan untuk menjamin kenyamanan beraktivitas.