sinarmaluku. com – Seorang pria bernama Izack Harrysson Timisela (48), warga Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, ditemukan meninggal dunia secara mendadak di dalam speed boat KM Marion dalam perjalanan dari Desa Titawae, Kecamatan Pulau Nusalaut menuju Desa Tulehu pada Senin (25/8/2025) pagi.
Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Jen Luhukay menjelaskan, Jenazah Izack tiba di RSUD dr. H. Ishak Umarella, Tulehu sekitar pukul 08.00 WIT.
Menurut keterangan saksi Supurias Toisuta (71), pensiunan PLN asal Titawaai yang juga berada di dalam speed boat, Izack terlihat duduk diam sejak keberangkatan dari dermaga Titawae.
Namun, saat perjalanan mendekati Desa Oma, Kecamatan Pulau Haruku, tiba-tiba kepala Izack miring ke arahnya dan mengeluarkan busa dari mulut.
Sementara itu, Alberth Toisuta, (61)Kamudi speed boat KM MARYO, juga menerangkan bahwa saat kejadian, ia dipanggil oleh seorang penumpang yang merupakan anggota polisi untuk melihat kondisi Izack.
Noni Timisella (23), anak korban, menjelaskan bahwa ayahnya pergi ke Nusalaut pada 19 Agustus 2025 untuk melakukan pengobatan/terapi terhadap pasiennya. “
“Polisi dari Polsek Salahutu yang menerima laporan dari penumpang bernama Yacob Hiariej langsung mendatangi RSUD dr. H. Ishak Umarella. Petugas medis menyatakan Izack telah meninggal dunia saat berada di dalam speed boat, ” jelas Kasi Humas
Sementara itu, Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan penolakan. Jenazah Izack telah dibawa ke rumah duka di Passo Lemba Agro sekitar pukul 11.20 WIT dengan menggunakan mobil ambulance.
Ketua Majelis Jemaat GPM Fajar Pengharapan, Pdt. Ampi Tamaela, bersama Majelis Jemaat juga turut hadir di RSUD dr. Ishak Umarella untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban.
“Tindakan kepolisian selanjutnya melakukan olah TKP, ” Ujar Kasi Humas